TANGERANG – 22 Februari 2025
Waruna Group, salah satu perusahaan pengelola galangan kapal (shipyard) dan pelayaran (shipping) terbesar di Indonesia, bekerja sama dengan LindungiHutan, green startup yang fokus pada pelestarian hutan di Indonesia, melakukan aksi hijau yaitu penanaman 2.000 pohon Mangrove di Desa Sukawali, Tangerang. Aksi ini bertujuan untuk mengatasi degradasi lingkungan dan abrasi pantai yang terjadi di wilayah tersebut.
Desa Sukawali, yang memiliki hutan Mangrove di pesisir Pantai KSS (Pantai Kramat Sukawali dan Suryabahari), mengalami abrasi akibat gelombang laut dan pasang surut. Business Support Director Waruna Group, Martha Dini, menjelaskan bahwa penanaman Mangrove ini merupakan upaya untuk menjaga stabilitas pantai dan mengurangi dampak abrasi.

"Dengan semangat ‘Navigating through Sustainable Tomorrow’, kami menyadari betapa pentingnya pemulihan ekosistem pantai secara berkelanjutan untuk mencegah potensi meluasnya dampak abrasi. Penanaman 2.000 pohon Mangrove ini merupakan komitmen kami untuk membantu memulihkan ekosistem pantai dan mencegah kerusakan lebih lanjut," jelas Martha.

Miftachur “Ben” Robani, CEO LindungiHutan, mengapresiasi inisiatif Waruna Group. "Penanaman Mangrove tidak hanya mengurangi jejak karbon, tetapi juga menjaga keanekaragaman hayati di pesisir Desa Sukawali," jelas Ben. Selain penanaman, kedua pihak akan melakukan pemantauan dan penghitungan serapan karbon, yang diperkirakan mencapai 236 kg CO2eq berdasarkan panduan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Panel on Climate Change (IPCC).
Waruna Group juga melakukan aksi sosial dengan memberikan bantuan sarana pendidikan, seperti tas dan alat tulis, papan tulis dan meja belajar, kepada anak-anak dan Rumah Pintar di Desa Sukawali. "Kami ingin berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan Desa Sukawali," tambah Martha.
Aksi ini merupakan bagian dari komitmen Waruna Group dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan dampak positif bagi Masyarakat.